Dumai – Kejaksaan Negeri Kota Dumai resmi menahan Zulfikar sebagai tersangka. Zulfikar ditahan usai ditetapkan tersangka kasus penyelewengan zakat di Badan Amil Zakat Nasional (Basznas).

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau, Raharjo mengatakan Zulfikar ditahan sejak kemarin. Penahanan setelah penyidik dari Kajari Kota Dumai melakukan gelar perkara di kasus tersebut.

“Benar kami telah melakukan penahan terhadap tersangka Zulfikar. Penahanan ini terkait perkara tindak pidana korupsi penyelewengan dana zakat oleh Baznas Kota Dumai,” kata Raharjo, Kamis (12/5/2022).

Raharjo mengatakan dana amil zakat itu bersumber dari zakat pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai tahun 2019- Tahun 2020. Dana diselewengkan untuk keperluan pribadi Zulfikar.

“Penahanan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : PRINT-01/L.4.11/Fd.1/05/2022 11 Mei 2022. Sangkaan Pasal terhadap tersangka yaitu Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 9 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) UU Tipikor,” kata Raharjo.

BACA JUGA  Pelaku Jambret yang Terekam CCTV di Sumbar Ini Akhirnya Tertangkap, Kedua Kaki Kena DOR

Sebelum ditahan, tersangka terlebih dahulu dilakukan pengecekan kesehatan dan tes swab COVID-19. Setelah dinyatakan sehat tersangka dititipkan le Rutan Kelas II B Kota Dumai.

Sementara Kasipidsus Kejari Kota Dumai, Herlina Samosir menyebut Zulfikar adalah staf penghumpun dana di Basnas. Hanya saja dana dihimpun tanpa ada perintah dari pimpinan dan masuk rekening pribadinya.

“Desember 2018 tersangka mengirimkan surat penghimpun dana tanpa ada tahu pimpinan, dana dihimpun ke rekeningnya pribadi. Sejak 2019-2020 dana zakat dari RSUD masuk ke rekening pribadinya dan tidak disetor ke Baznas,” kata Lina.

Akibat perbuatanya, ada sekitar Rp 190 juta lebih dana zakat ditilap. Seluruh dana digunakan untuk keperluan pribadi tersangka.

BACA JUGA  UPDATE Kasus Anggota Klub Moge Keroyok TNI di Bukitinggi, Satu Pelaku Divonis 3,5 Bulan Penjara

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini