Pekanbaru – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di sebuah gudang kosong di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Kamis (2/6/2022).

Mayat pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang bernama Kampriwoto dan adiknya, Widodo.

Saat itu, keduanya datang ke gudang kosong tersebut untuk kepentingan pengukuran tanah bersama pihak BPN. Rencananya akan dibangun ruko di lokasi tersebut.

Saat masuk ke dalam gudang guna mengecek listrik, saksi pun mencium bau menyengat. Dari jauh, terlihat onggokan warna hitam.

Kedua saksi kemudian berencana memeberi tahu RT setempat terkait temuan itu.

Namun karena Ketua RT tidak berada di rumah, kedua saksi melapor ke mantan RT bernama Sri Astuti.

Kedua saksi bersama mantan Ketua RT setempat, datang ke gudang itu.

BACA JUGA  Tulis Pesan 'Game Over', Pemuda di Riau Ditemukan Tewas di Kebun Sawit

Temuan mencurigakan berbau busuk itu juga dilaporkan ke personel Bhabinkamtibmas, Bripka Kahirullah, yang meneruskannya ke petugas piket Polsek Bukit Raya.

Tak lama, personel piket Reskrim dan piket Intel Polsek Bukit Raya, bersama tim Identifikasi Polresta Pekanbaru, mendatangi lokasi.

Tim lalu melakukan pengecekan, yang ternyata di dalam gudang itu ada mayat manusia berjenis kelamin laki-laki.

“Di saku depan sebelah kanan korban ditemukan sebuah tang dan di sekitar lokasi ditemukan juga potongan kabel,” kata Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Dodi Vivino.

Dirincikan Dodi, ciri-ciri mayat itu, gigi depannya ompong, menggunakan jaket warna oranye dengan garis putih di lengan merk Nike, yang di belakangnya tertulis ‘Netherlands’.

Berikutnya, menggunakan celana jeans warna hitam yang disaku sebelah kanan ditemukan sebuah tang, menggunakan ikat pinggang, serta ditemukan gantungan di leher bertuliskan ‘Bentoel Group Visitor 14’.

BACA JUGA  Mayat Membusuk Ditemukan di Kebun Kelapa KM 55 Jalintim Riau, Ketahuan Karena Baunya

Diperkirakan usia korban sekitar 30 tahun dan sudah meninggal dunia lebih dari seminggu.

Mayat itu selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau guna diautopsi.

Lanjut Kanit Reskrim, berdasarkan keterangan pemilik bangunan, gudang itu sebelumnya ditinggalkan dalam kondisi tidak terkunci dan listrik mati.

Terakhir pengecekan dilakukan oleh pemilik gudang pada April 2022.

“Gudang terakhir disewakan ke Bentoel Group sampai Desember 2021,” ucap Dodi.

Dodi menambahkan, terkait temuan mayat yang belum diketahui identitasnya ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang merasa mengetahui ciri-ciri pada mayat, atau merasa kehilangan anggota keluarga, agar melapor ke Polsek Bukit Raya.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini