Rokan Hilir – JJM (22) yang merupakan karyawan perkebunan kelapa sawit diamankan Polsek Pujud, Polres Rokan Hilir (Rohil) karena diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur.

JJM yang tinggal di perusahaan tersebut dijebloskan oleh polisi atas ibu korban yang juga berdomisili di perusahaan itu karena tidak terima atas perbuatan pelaku terhadap anak perempuannya yang masih berusia 15 tahun.

Aksi tidak senonoh itu menurut pengakuan korban dilancarkan oleh pelaku sebanyak 2 kali, pertama pada Ahad (8/5/2022) dan yang kedua pada Ahad (26/6/2022).

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kasi Humas Polres Rohil AKP Juliandi, Selasa (28/6/2022) mengatakan, awalnya ibu korban sedang melaksanakan ibadah di salah satu Gereja dan kemudian dihampiri seorang anak dan berkata “Buk jangan marah ya, jangan pukul aku, ada aku melihat (korban) di kamar si JJM (pelaku),”.

BACA JUGA  Orangtua Sedang Tak di Rumah, Remaja 17 Tahun di Riau Lakukan Asusila dengan Pacar

Mendengar perkataan dari anak tersebut, kemudian pelapor langsung berlari keluar dari dalam Gereja dan langsung menuju ke kamar pelaku.
Sesampainya di kamar tersebut, pelapor berusaha mengetuk pintu kamar namun tidak kunjung dibuka. Kemudian datang tetangga pelapor dan mengatakan akan mendobrak pintu kamar jika tidak dibuka.

Beberapa menit kemudian, pelaku membuka pintu kamar dan di dalam kamar tersebut sang ibu melihat anaknya. Setelah itu pelapor langsung membawa Korban pulang ke rumah dan menanyakan anaknya.

Saat itu, anaknya mengaku telah melakukan hubungan badan layaknya suami istri dengan pelaku sebanyak 2 kali.

“Merasa tidak senang kemudian pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pujud,” katanya.

Setelah menerima laporan dari ibu korban, Kapolsek Pujud AKP E. Pardosi, S.H memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Pujud IPDA K.F Sidabutar untuk melakukan penangkapan terhadap terlapor.

BACA JUGA  Empat Pelaku Ilegal Logging Diringkus di Perairan Merbau, 3.200 Batang Kayu Bakau Diamankan

Kanit Reskrim Polsek Pujud bersama dengan tim Unit Reskrim Polsek Pujud langsung berangkat menuju ke rumah pelaku dan berhasil mengamankan pelaku dari kediamannya tepatnya di sebuah barak perusahaan tersebut.

“Pelaku dibawa ke Polsek Pujud, setelah di lakukan penyelidikan dan interogasi, memang benar pelaku mengakui segala perbuatannya terhadap korban, selanjutnya terhadap pelaku dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” paparnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni visum et revertum dan tersangka kemudian dijerat dengan Pasal 76 E Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI NO.17 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU RI NO.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini