Pekanbaru – Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PKS Dapil Pekanbaru dr. Hj. Arnita Sari, sangat serius terhadap permasalahan yang dihadapi guru honor SMA/SMK/SLB di Riau.

Hal itu dibuktikannya, disaat pertemuan Komisi V DPRD Riau bersama Guru Honor, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau dan BKD Riau (30/6/22). Arnita Sari mengatakan perjuangan para guru dan nasib para pendidik ini harus diperhatikan pemerintah mengingat, para guru adalah para pendidik anak-anak kita, sebagai penerus generasi Bangsa.

“Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini Dinas Pendidikan harus membantu guru Honor SMA/SMK/SLB Riau yang telah lulus passing grade PPPK tahun 2021 agar diterima sebagai Guru ASN PPPK ditahun 2022 untuk diajukan ke Menpan RB, ” ujar Arnita Sari. Kamis (30/6/2022).

BACA JUGA  Pekanbaru Kembali Perpanjang PSBB

Terang Arnita, berdasarkan Permenpan RB nomor 20 tahun 2021 tentang pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja untuk jabatan Fungsional Guru pada instansi Daerah tahun 2022 (seleksi PPPK tahap serta statement yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan sejumlah perangkat kebijakan lainnya. Informasi tersebut juga sangat dinantikan oleh seluruh calon peserta, mengingat masih banyaknya guru yang lolos seleksi tahap 1 dan 2 tapi belum mendapatkan formasi.

Legislator perempuan PKS ini juga meminta Pemerintah harus memperhatikan keberadaan dan jasa-jasa para Guru Honor yang telah puluhan tahun mendidik anak-anak Bangsa khususnya di Provinsi Riau.

BACA JUGA  Aleg PKS Riau Arnita Sari: Jasa Raharja Siap Tanggung Biaya Pengobatan Korban Lakalantas Hingga 20 Juta

“Terima kasih para Guru-Guru Honor yang telah berbakti untuk Negeri dan Bangsa ini, semoga semua dapat terakomodir dengan baik dan ditempatkan dalam Formasi ASN PPPK, ” harapnya.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini