Kampar – Sebanyak 120 orang dari luar Provinsi Riau yang mendaftar Camping Seni, Festival Subayang, di Desa Wisata Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau pada 15-17 Juli 2022.

“Sampai saat ini yang mendaftar camping pada Subayang Festival ada sekitar 120 orang dari luar Provinsi Riau. Seperti dari Kepulauan Riau (Kepri) dan Sumatera Utara (Sumut),” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Riau, Roni Rakhmat, Kamis (7/7/2020).

Lebih lanjut Roni mengatakan, diperkirakan pada Camping Seni ada 300 tenda yang akan dipasang untuk menampung wisatawan yang akan memeriahkan acara inti pada tanggal 16 Juli 2022. 

BACA JUGA  Bangkitkan Pariwisata, Pemerintah akan Datangkan Turis China, Korsel, dan Jepang

“Tapi saat acara pasti ada ribuan orang yang hadir menikmati alam dan beberapa atraksi yang akan ditampilkan,” tukasnya. 

Untuk diketahui, Subayang Festival memiliki beragam rangkaian acara seperti: Pacu Perahu Bagalah dan Semah, Pagelaran Seni dan Diskusi Tengah Sungai, kemudian ada panen ikan lubuk larangan, pelepasan bibit ikan, dan sekaligus peresmian pencanangan festival sungai. 

Selain itu ada juga memanah ikan, semah rantau, field trip subayang, dan yang dinantikan acara Camping Seni 100 Tenda Dome dan Malam Pagelaran Budaya Masyarakat Rimbang Baling (Subayang-Bio) 

BACA JUGA  Menparekraf Sandiaga Uno Buka Pintu Kerja Sama dengan Grab Indonesia

Festival Subayang kembali hadir, sebagai bentuk upaya Dinas Parawisata Provinsi Riau dalam meningkatkan wisatawan Riau, setelah pandemi Covid-19 mengguncang sektor parawisata selama dua tahun terakhir. 

Festival Subayang pertama kali digelar pada tahun 2016 yang bertujuan untuk mempertahankan kultur lokal terhadap generasi yang akan datang, melestarikan seni dan kearifan lokal yang menjadi keseimbangan sebuah peradaban, events suport destinasi promosi destinasi wisata. 

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini