Rokan Hilir – Polres Rokan Hilir (Rohil) merilis kasus pembunuhan seorang pemuda yang ditemukan mengapung di dalam parit areal kebun sawit milik warga Kepenghuluan Teluk Nilap Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir pada Sabtu (16/7/2022) lalu.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto, SH, SIK, MSi menjelaskan bahwa pelaku FH (39) selaku terduga kasus pembunuhan di wilayah Kecamatan Kubu Babussalam berhasil diamankan dalam waktu lebih kurang 1 x 24 jam oleh Tim gabungan Satreskrim Polres Rokan Hilir bersama Jatanras Polda Riau.

Lebih lanjut disampaikan, pelarian pelaku HS ini terhenti di Jalan Abadi III, Marpoyan Damai, Pekanbaru saat akan menuju kota Jambi.

Pelaku berhasil diamankan setelah diberikan tembakan terukur, tepatnya di kaki kanan pelaku usai kabur dari pengejaran dan dilakukan penindakan tegas.

Penangkapan pelaku atas laporan dari pihak korban ke Polsek Kubu pada Sabtu (16/7/2022) sekira pukul 09.00 wib setelah dua warga menemukan sesosok mayat yang diketahui bernama Wan Rizki Fauzi (18) mengapung tanpa celana didalam parit tepatnya di Jalan Lokasi Dua Dusun Teluk Nilap Kecamatan Kubu Babusalam, Rokan Hilir.

BACA JUGA  Paman di Sumut Cabuli Keponakan Saat Rumah Sepi, Pelaku Diamuk Massa usai Korban Teriak

Dari pengakuan pelaku, bahwa motif kasus ini didasari karena tersinggung bahasa korban saat bersama temannya meminta hutang uang Rp 1, 4 juta di rumah pelaku. Pada Selasa 12 juli 2022 malam.

“Malam itu korban dan temannya disuruh ayah korban mendatangi rumah pelaku, kemudian karena tersinggung bahasa korban, korban (kesendiriannya) diajak pelaku untuk menemaninya kerumah toke dan diperjalanannya pelaku sempat menikam dada korban pakai gunting hingga terjadinya perkelahian,” kata AKBP Andrian Pramudianto.

Akibat dari perkelahian tersebut, pelaku telah membenturkan kepala korban ke batang kayu dan menjerat leher pakai ikat pinggang pelaku.

BACA JUGA  Jadi Tersangka, Kejati Riau Tahan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya

Setelah korban tewas, pelaku langsung membuangnya kedalam parit diareal kebun sawit milik warga pada malam Rabu 13 juli 2022 kemudian melarikan diri dengan sepeda motor jenis KLX milik korban dan menjual untuk ongkos pelaku melarikan diri.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini tersangka ditahan di rumah tahanan Polres Rokan Hilir dan dijerat pasal 340 Subs pasal 338 KHUPidana dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Dalam pers rilis ini, Kapolres didampingi Waka Polres Kompol F Tambunan ST, Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa SIK MH, Kapolsek Kubu AKP Sardianto SH, Kasi Humas AKP Juliandi SH serta dihadiri tersangka beserta barang bukti saat digelar Humas Polres Rokan Hilir, Senin (18/7/2022).

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini