Pelalawan – Obeng masih tertancap di kepala pemuda di Pelalawan saat tiba di Rumah Sakit usai berkelahi dengan sekelompok pemuda lain.

Pemuda di Pelalawan yang merupakan warga Kecamatan Pangkalan Kerinci tersebut mengalami luka tusuk di bagian kepala pada Sabtu (23/7/2022) malam.

Ia berkelahi dengan sekelompok pemuda lain hingga obeng masih tertancap di kepala pemuda di Pelalawan ini.

Obeng yang digunakan pelaku menikam korban, masih menempel saat ia dibawa ke rumah sakit (RS).

Perkelahian antar pemuda itu terjadi di komplek perkantoran Bhakti Praja milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.

Hingga akhirnya para pelaku berhasil ditangkap polisi dan dijebloskan ke sel tahanan.

Sedangkan korban mendapatkan penanganan intensif dari petugas medis.

“Sebenarnya korban ada dua orang. Sedangkan pelaku ada tiga orang dan semuanya sudah kita amankan,” beber Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Mahendra Yudhi Lubis kepada Tribunpekanbaru.com , Minggu (24/7/2022).

Korban bernama Mariyeti Lase (24) dan Berkat Lase.

Sedangkan para pelaku berinisial LPP (23), SYS (25), dan PS (18). Ketiganya tinggal di Lubuk Dalam Kabupaten Siak.

BACA JUGA  Terungkap, Ini Modus Mantan Manajer Bank di Riau Bobol Uang Nasabah Rp 3,2 M

Tempat Kejadian Perkara (TKP) perkelahian dan penikaman di Jalan Sultan Syarif Hasim tepat di depan gerbang komplek perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci sekitar pukul 23.00 WIB.

Awalnya, korban Berkat Lase dan Mariyeti Lase nongkrong di halaman Mesjid Ulul Azmi Pangkalan Kerinci dan duduk di atas sepeda motor.

Kemudian pelaku LPP, SYS, dan PS datang menemui korban serta temannya.

Tanpa diketahui penyebabnya, mereka terlibat cekcok mulut hingga pelaku mengajak korban untuk berkelahi di gerbang komplek Bhakti Praja.

Korban menerima tantangan pelaku dan pergi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mariyeti Lase dan saksi lainnya datang mengiringi korban menggunakan sepeda motor ke TKP.

Terjadi perkelahian sedang berlangsung antara korban Berkat Lase dengan para pelaku.

Korban Mariyeti Lase berupaya melerai, tapi malah ikut menjadi korban pemukulan.

“Saat dilihat ternyata korban berkat Lase sudah tertusuk obeng di bagian kepala sebelah kiri. Korban Mariyeti juga luka robek di bagian kepala,” tambah Kapolsek MY Lubis.

BACA JUGA  16 Sindikat Pencuri Besi Kabel PT Pertamina Hulu Rokan Dibekuk

Setelah melihat korban terluka akibat ditikam obeng, para pelaku melarikan diri.

Para saksi membawa kedua korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kepala korban Berkat Lase masih tertancap obeng pada bagian samping kiri ketika dibawa ke rumah sakit.

Akhirnya, mereka melaporkan penganiayaan berat itu ke Polsek Pangkalan Kerinci.

Dua jam setelah penganiayaan tersebut, ketiga pelaku berboncengan dengan satu sepeda motor jenis Honda Verza dengan nomor polisi BM 5691 IN.

Mereka hendak melarikan diri akibat tindak pidana yang dilakukan di komplek Bhakti Praja Pangkalan Kerinci.

Setibanya di Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepat di depan Simpang Eko I PT Indosawit, mereka terjatuh di jalan.

Mereka diamankan oleh warga sekitar dan kemudian dibawa ke Mapolsek Pangkalan Kerinci.

“Saat ini kasus ya masih kita dalami dan pemeriksaan secara intensif. Termasuk motif dan penyebab perkelahian,” papar Kapolsek MY Lubis.

Polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik pelaku, sebuah obeng yang dipakai menusuk kepala korban, dan sebuah batu paving block.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini