Rokan Hilir – Dua preman di Riau diduga lakukan pemalakan dan mengeroyok seorang mandor ram sawit di Rohil.

Ram sawit adalah tempat jual beli tandan buah segar (TBS) hasil perkebunan masyarakat atau petani kelapa sawit (PKS).

Kata ram merupakan sebutan masyarakat lokal yang merujuk pada alat timbangan truk digital yang digunakan untuk menimbang kendaraan angkut kelapa sawit.

Dua preman di Riau itu akhirnya diringkus Polsek Panipahan Polres Rohil, Minggu (7/8/2022) sekitar Pukul 00.30 WIB.

Pelaku berinisial H alias Jiman (26) ditangkap Polisi di sebuah warung yang berada di Jalan Lintas PU di Kepenghuluan Sungai Daun.

Selanjutnya, pelaku MA alias Nando (30) di tangkap di rumahnya jalan Wan Thamrin Hasim Kepenghuluan Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Keduanya ditangkap atas laporan korban berinisial P (50), seorang warga jalan Teluk Panji 3 Kabupaten Labuhan Batu Selatan Provinsi Sumut.

Pelapor tidak terima karena sudah dipalak dan dikeroyok kedua pelaku ditempatnya bekerja sebagai mandor ram sawit di Jalan Lintas PU Kepenghuluan Sungai Daun pada Sabtu (6/8/2022) pukul 16.30 WIB.

BACA JUGA  Aksi Heroik Juru Parkir Gagalkan Penjambretan di Pekanbaru

Demikian diungkapkan Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SIK MSi melalui Kasi Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH.

Juliandi membenarkan adanya pengungkapan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukum Polres Rohil tepatnya di Polsek Panipahan.

“Pelapor sedang berada di RAM tempat pelapor bekerja, kemudian datang dua orang pelaku yang langsung meminta uang kepada pelapor. Kedua pelaku mengaku sebagai pemuda setempat, tetapi pelapor tidak mau memberi uang tersebut,” ujar AKP Juliandi, Selasa (9/8/2022).

Karena pelapor tidak menuruti permintaan tersebut, ditambahkan AKP Juliandi, pelaku H melakukan pemukulan terhadap pelapor sebanyak 4 kali di bagian wajah.

Kemudian pelapor berusaha membela diri dengan cara mencekik H, melihat hal tersebut pelaku MA langsung melakukan pemukulan terhadap pelapor di bagian punggung sebelah kanan.

“Kemudian datang 2 orang saksi melerai perkelahian tersebut. Setelah selesai melakukan penganiayaan kedua pelaku pergi meninggalkan pelapor,” ulasnya.

BACA JUGA  Bawa Sabu, Pria di Riau Ini Dibekuk Satres Narkoba

“ Atas kejadian tersebut Pelapor mengalami luka di bagian bawah mata sebelah kiri dan luka di bagian punggung sebelah kiri dan melaporkan hal tersebut ke Polsek Panipahan,” jelas AKP Juliandi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Panipahan AKP Heppy Yendri, memerintahkan Ps. Kanit Reskrim Polsek Panipahan dan Tim Opsnal Polsek Panipahan untuk melakukan cek TKP.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, keduanya secara bersama-sama melakukan pengeroyokan terhadap pelapor.

Selanjutnya, tim opsnal Polsek Panipahan bersama dengan Bhabinkamtibmas Sungai Daun Bripka JM Siallagan melakukan pencarian terhadap pelaku dan berhasil mengamankan H di sebuah warung.

“Selanjutnya, saat diinterogasi H menerangkan bahwa MA sedang berada di rumahnya. Kemudian, Tim Opsnal berhasil mengamankan H,” tutur AKP Juliandi.

Setelah keduanya berhasil diamankan, kemudian membawa keduanya di bawa ke pelaku Kantor Polsek Panipahan guna penyidikan lebih lanjut.

“Barang bukti, Hasil Visum Et Revertum, dan kedua saudara tersangka ini dijerat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 Ayat 1 K.U.H.Pidana,” pungkas Juliandi.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini