Pekanbaru – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Provinsi Riau mengkritik keras adanya tarian erotis di kegiatan turnamen Golf Piala Gubernur Riau XXX, yang digelar di salah satu arena Golf di Pekanbaru, Minggu (21/8/2022).

Ketua F-PKS Markarius Anwar, ST, M.Sc mengatakan, bahwa tarian erotis tidak sesuai dengan budaya bangsa, khususnya budaya melayu yang memegang erat nilai-nilai agama islam.

Lulusan Universitas Teknologi Malaysia (UTM) itu menilai kejadian tersebut bisa mencoreng nama baik Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebagai orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning.

BACA JUGA  Tampan Jadi Kecamatan Tertinggi Sebaran Kasus Covid-19 Di Kota Pekanbaru

Untuk itu, Markarius Anwar mendesak Gubri Syamsuar agar segera memberikan sanksi tegas kepada pihak panitia, supaya kejadian tersebut tidak terulang kembali. Apalagi video tersebut sudah viral di media sosial.

“Kami Fraksi PKS DPRD Provinsi Riau mengkritik keras kejadian tersebut. Kita minta agar Gubri memberikan sanksi tegas kepada pihak panitia. Kita percaya pak Syamsuar bisa menertibkan hal ini, agar tidak terulang Kembali di masa yang akan datang,” pungkas pak Eka, sapaan akrab Markarius Anwar.

“Malu kita kalau kejadian ini dilihat dan jadi pembicaraan pihak luar,” lanjutnya.

BACA JUGA  Viral Video Seorang Ibu Melambai-lambai ke Pohon Bambu, Mengaku Lihat Anaknya yang Hilang

Senada dengan Markarius Anwar, Sekretaris F-PKS DPRD Riau dr. Hj. Arnita Sari juga menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, kejadian itu merupakan bentuk pelecehan pada perempuan dan bentuk eksploitasi pada perempuan.

“Kami berharap pemerintah dapat melindungi perempuan dari tindakan eksploitasi, baik secara individu, maupun kelompok para pelaku kesenian. Kita harus wariskan pendidikan positif kepada generasi muda, jangan sampai Pendidikan kita hilang arah” tegas Anggota Komisi V DPRD Riau tersebut.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini