Pekanbaru – Mutiara, balita usia 3 tahun dinyatakan hanyut dan hilang di sebuah parit Jalan Singkawang, Kelurahan Kampung baru, Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru, Riau. Mutiara dilaporkan hilang pada Kamis (1/9) sekitar pukul 14.00 Wib saat hujan deras.

Awalnya, Rudi Candra (44) pegawai honor Satpol PP, ayah Mutiara, menyuruh anaknya itu untuk menonton televisi di rumah tetangganya, Qoriawati (60) di Jalan Singkawang itu.

“Sedangkan ayah korban langsung melakukan kerja memasang walpeper di dalam rumah. Saat hujan deras itu, sekitar pukul 14.30 Wib, Rudi ingin melihat korban yang berada di ruang tamu, namun korban tidak ada,” kata Kapolsek Senapelan Kompol Ary Prasetyo, Kamis malam.

BACA JUGA  3 Kakak Beradik di Riau Hanyut di Sungai Saat Ikut Ayah Mancing, 2 Tewas

Rudi langsung menanyakan keberadaan anaknya ke anak tetangga yang bernama Akila (3 tahun). Anak itu memberitahukan bahwa Mutiara jatuh ke parit.

Parit itu diketahui berkedalaman sekitar 1,5 meter dan lebar 1 meter. Saat itu kondisi parit sedang penuh dan mengalir dengan deras.

“Ayah korban berusaha mencari namun tidak ditemukan. Kemudian, ayah korban melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib untuk membantu melakukan pencarian,” ucap Ary.

Usai menerima laporan, Ary bersama anak buahnya langsung mencari keberadaan Mutiara. Namun, hingga malam, korban juga belum ditemukan.

BACA JUGA  Remaja di Riau yang Tenggelam di Sungai Siak Beberapa Hari Lalu Ditemukan Mengambang

Tim gabungan dari Basarnas Pekanbaru, Pol Airud Polda Riau, Polsek SKP, Damkar, Polsek Senapelan beserta warga setempat sedang berusaha melakukan pencarian terhadap korban.

“Mohon doanya, kami sekuat tenaga sedang mencari korban. Mudah-mudahan kita temukan dalam kondisi selamat,” harap Ary.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini