Kampar – Elisah (49) tewas digorok oleh ayah kandungnya berinisial MY di Kampar, Riau. Pelaku kesal karena anaknya itu sering mencaci maki dan mengumpat dengan kata kotor.

“Korban ini sering melontarkan kata-kata kotor kepada ayahnya. Ada umpatan dan sering juga dicaci maki,” terang Kapolsek Kampar Kiri Hilir, AKP Elva saat dimintai konfirmasi, Kamis (6/10/2022).

Elva menyebut umpatan dan kata kotor itu bukan hanya sekali. Hampir setiap hari korban mengumpat dan memaki ayahnya yang juga sakit asma.

Setiap dicaci maki, pelaku selalu meminta anaknya berbicara lebih sopan dan lembut. Apalagi mereka tinggal berdua di rumah setelah korban diceraikan oleh suaminya beberapa tahun lalu.

“Korban ini status janda karena diceraikan suaminya, diantar ke rumah orang tuanya setelah cerai. Mereka tinggal berdua saja karena istri pelaku atau ibu korban sudah meninggal. Sudah berulang kali diingatkan juga,” katanya.

Terakhir, korban kembali mengumpat sang ayah dengan kata-kata kotor karena minta dibelikan TV. Bukan dikabulkan, korban malah tewas digorok.

BACA JUGA  Polisi Gerebek Bandar Chip Higgs Domino di Selatpanjang, Enam Orang Ditangkap

“Ya karena ini sudah berulang, jadi sehari sebelum kejadian mereka cekcok karena korban minta beli TV. Jadi Rabu (5/10) itu subuh sudah direncanakan, tapi ternyata pelaku tertidur. Maka sore itulah korban baru dibunuh,” kata Elva.

Korban digorok setelah selesai mandi. Di mana korban yang mengalami stroke kaki kiri naik berlahan dari tangga ke rumah panggung.

Melihat putrinya masuk, pelaku langsung menggorok leher dan membacoknya hingga tewas. Terlihat luka bacok dan sayatan di tubuh korban saat ditemukan.

“Ada luka sayat dan bacokan. Kan posisi memang korban naik tangga pelan-pelan karena stroke juga sebagian kakinya, jadi waktu naik itu langsung,” katanya.

Setelah diamankan, pelaku mengakui telah menghabisi korban. Aksi nekat itu murni karena kesal kerap dicaci maki.

BACA JUGA  Sedang Duduk Santai di Pinggir Kolam, Pengedar Sabu di Riau Ini Ditangkap

“Pelaku mengakui, prinsipnya dia kesal ke korban. Ya karena sudah berukang kali tadi jadi sampai dia rencanakan,” katanya.

Sebelumhya, insiden terjadi di Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kampar. Korban digorok ayah kandungnya, Rabu (5/10), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian itu pun langsung membuat geger warga sekitar. Sementara korban tewas di dalam rumah dengan luka bekas gorokan parah di leher.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini