Indragiri Hulu – Baru lima bulan bebas, residivis di Inhu kembali edarkan ganja dan sabu.

Hingga akhirnya diringkus Tim Polsek Lirik. Pria di Inhu yang dibekuk polisi itu berinisial AW alias Alip (42).

Pria di Inhu itu tertangkap tangan sedang menjual narkoba jenis sabu-sabu dengan cara meletakkan barang haram itu di pinggir jalan.

Pengedar narkoba itu merupakan warga pasar Lirik, Desa Lambang Sari I, II, III.

AW diamankan unit Reskrim Polsek Lirik, Selasa (11/10/2022) pukul 22.00 WIB dirumahnya.

Selain empat paket sabu-sabu siap edar, tim juga mengamankan satu bungkus ganja kering dengan berat 1,83 gram. Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran, Jumat (14/10/2022) membenarkan pengungkapan kasus narkoba di wilayah Kecamatan Lirik itu.

BACA JUGA  Tiga Pelaku Pembobol ATM di Bengkalis Riau Diringkus Polisi di Sumut

Dipaparkan Misran, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi yang diterima personel Polsek Lirik terkait maraknya aktivitas peredaran narkoba yang dilakukan oleh salah seorang warga di pasar Lirik, Selasa (11/10/2022) pukul 18.00 WIB.

Informasi ini dilaporkan ke Kapolsek Lirik, AKP Aman Aroni. Selanjutnya, Kapolsek mengintruksikan Kanit Reskrim Polsek Lirik beserta anggota untuk turun kelapangan melakukan penyelidikan.

Selang beberapa jam dilapangan, penyelidikan tim membuahkan hasil setelah mengantongi identitas pemain narkoba diwilayah itu.

Sekitar pukul 22.00 WIB, saat tim mengintai pergerakan target, terlihat target sedang menaruh sesuatu di pinggir jalan, ketika itu pula target yang mengaku bernam Alip diamankan.

BACA JUGA  Ngisap Ganja di Rumah Kontrakan, Pria di Riau Ini Ditangkap, Polisi Sita Paket Ganja

Benda itu ternyata kotak permen mint yang berisi 4 paket sabu-sabu dengan berat 0,72 gram, pesanan pelanggannya.

Penggeledahan berlanjut ke rumah Alip, dirumah itu, ditemukan puluhan plastik klep pembungkus sabu, timbangan elektrik.

Bahkan tim menemukan 1 bungkus ganja kering ukuran besar seberat 1,83 gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, ternyata tersangka merupakan resedivis kambuhan yang baru bebas lima bulan lalu, juga terkait kasus narkoba.

“Tim juga mengamankan uang tunai Rp 1,2 juta hasil penjualan sabu serta barang lainnya yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba, tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Lirik, tersangka kembali terancam hukuman penjara minimal enam tahun,” pungkas Misran.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini