Pekanbaru – Perkembangan sektor pariwisata di wilayah Riau sepanjang tahun lalu dinilai mengalami peningkatan dibandingkan periode 2021 lalu. Ketua DPD Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies / Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Riau Dede Firmansyah mengatakan salah satu indikator peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah itu adalah dibukanya rute penerbangan internasional dari Malaysia dan Singapura.

“Sektor pariwisata dan bisnis perjalanan wisata tahun lalu menurut kami mengalami kenaikan dibandingkan 2021. indikatornya adalah kebijakan PPKM yang tinggi di tahun sebelumnya kini sudah rendah dan memicu pergerakan orang berwisata menjadi semakin banyak. Ditambah lagi tahun lalu rute penerbangan internasional ke Pekanbaru juga telah dibuka kembali,” ujarnya, Rabu (04/01/2023).

Beliau menguraikan saat ini ada 5 rute penerbangan internasional ke Pekanbaru yaitu 4 rute penerbangan dari Malaysia dari maskapai Malaysia Airline, Citilink, dan Air Asia ke Kuala Lumpur. Kemudian 1 rute penerbangan Batik Air ke Melaka. Serta 1 rute penerbangan ke Singapura dari Scoot.

Untuk tahun ini, Dede mengakui sudah ada informasi penambahan rute internasional baru ke negara tetangga Malaysia yaitu dari maskapai Air Asia dengan tujuan Penang dan Johor Bahru. Dari rencana itu serta perkembangan rute internasional yang sudah dibuka, Dede mengakui jumlah kunjungan wisman ke Riau mengalami peningkatan signifikan.

BACA JUGA  ASITA Run 2023, Cek Pendaftaran Disini

“Kalau 2021 lalu kunjungan wisman masih 0 alias tidak ada, untuk 2022 sudah ribuan pengunjung setiap bulannya. Dimulai sejak pembukaan rute penyeberangan internasional Kapal Ferry Dumai-Melaka dan Bengkalis-Malaka pada pertengahan 2022,” ungkapnya.

Selain dari faktor pembukaan rute penerbangan internasional, dia meyakini sejumlah agenda wisata yang diselenggarakan oleh pemda dan pihak terkait lainnya tentu telah mengundang minat wisman mendatangi Provinsi Riau.

ASITA menurutnya tahun ini ikut mengambil peran melalui rencana penyelenggaraan kegiatan ASITA Run yang akan dilaksanakan pada 12 Februari 2023 mendatang. Tamu yang diharapkan itu disebutnya tidak hanya dari dalam negeri saja, tetapi juga para pengunjung asal negeri jiran yang hobi dengan lari ataupun sport tourism. “Harapan kami agenda ASITA Run 2023 ini bisa mengundang wisman datang terutama negeri jiran yang dekat dari Pekanbaru Riau, serta tentunya sepanjang 2023 WisMan diharapkan Cukup Ramai ke Riau” ujarnya Dede Optimis.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Misfaruddin menyatakan terdapat 2.801 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang tercatat datang ke Provinsi Riau pada Oktober 2022. Kepala BPS Riau Misfaruddin mengatakan sebanyak 2.801 Wisman tersebut datang melalui pintu masuk Bandara SSK II, Pelabuhan Dumai dan Bengkalis,” ujarnya pada awal Desember 2022 lalu.

BACA JUGA  Taja ASITA RUN 2023, ASITA Riau Audiensi dengan Kapolresta Pekanbaru

Misfaruddin menerangkan, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Riau pada bulan Oktober 2022 adalah 41,92 persen atau naik 1,05 poin dibanding TPK bulan September sebesar 40,87 persen.

Kemudian, TPK hotel bintang tertinggi di Provinsi Riau dialami oleh hotel bintang 3 yaitu sebesar 51,77. Dia menjelaskan, adapun untuk data Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Asing pada hotel berbintang bulan Oktober 2022 selama 3,98 hari atau turun 0,46 poin dibanding bulan sebelumnya yang tercatat selama 4,44 hari.

Sebaliknya, Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Indonesia pada bulan Oktober 2022 adalah 1,41 hari atau naik 0,17 poin dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 1,24 hari. “Secara keseluruhan Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Asing dan Indonesia pada hotel berbintang bulan Oktober 2022 mencapai 1,43 hari atau naik 0,17 poin dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 1,26 hari,” tutupnya.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini